Malam. Sebuah perlintasan kereta api. Palang pintu terangkat, dan segerombolan orang mulai bergerak sekaligus. Seorang gadis lewat tepat di samping seorang pria yang baru saja mulai berjalan. Waktu berhenti sejenak, lalu perlahan kembali berjalan. Sejak saat itu, kehidupan pria itu beririsan dengan kehidupan gadis itu... Akhirnya, karena tak mampu mengendalikan perasaannya terhadap gadis itu, ia menerobos masuk ke rumah gadis itu setelah gadis itu pulang. Kebahagiaan karena merasa begitu dekat dengan gadis itu. Gadis itu masih belum menyadari pikiran egois dan perilaku absurd pria itu. Gadis itu ternoda dan menjadi daging pria itu...