Seorang saudari yang memeluk Ji Po dengan payudara keibuannya, yang merupakan simbol wanita. Sang kakak menginginkan ayam yang dibungkus payudara yang lembut dan terus mengeluarkan air liur. Adiknya dengan kasar menjerat bibir dan lidahnya yang berisi air liur pada kelenjar yang menonjol dari antara payudara. Ji Po mengamuk di antara payudara berlendir seperti belut. Kelenjar yang menonjol secara naluriah mencari lubang dan bergerak ke atas dan ke bawah. Aku tidak bisa menghentikan nafsu makan adikku lagi. Arahkan kelenjar ke dalam mulut dengan bibir dan lidah sambil meluapkan air liur.