Masato, keponakan yang selalu ia sayangi, tiba-tiba datang berkunjung. Keponakannya patah hati dan tampak depresi, tetapi sang bibi dengan lembut menghiburnya dengan bertanya, "Mau kucium?" Keponakannya mengangguk antusias, lalu bertanya dengan penuh kasih sayang, "Mau kusentuh payudaraku juga?" Semakin ia membelai dan mencium payudara Masato, semakin bergairah sang bibi, dan ia menjilati serta mengisap penis Masato, membuatnya ejakulasi.