Aku merasa sakit dan pergi ke ruang perawat, tempat teman masa kecilku, Rima, bolos kelas. Dia perempuan menyebalkan yang selalu bersikap sok berkuasa dan meremehkanku. Saat kami beristirahat di ranjang bersebelahan, Rima, yang bosan, mulai ikut campur. Dia menyuruhku memperlihatkan penisku di ruang perawat, lalu dia menindihku dan aku ejakulasi di dalam dirinya. Hari itu pun dimulai dengan seks tanpa henti antara perempuan menyebalkan yang birahi ini dan si perawan ini. Tak peduli berapa kali aku ejakulasi, penisku tetap keras! Masa muda memang hebat...