"Aku ingin melakukan sesuatu yang nakal dengan Nagasaki-san." Keinginan yang mustahil ini tanpa diduga menjadi kenyataan. Sebuah pelayanan yang berbeda dari istrinya—menggoda dan penuh pengabdian. Keduanya, yang secara kebetulan bertemu kembali di ruangan terpencil sebuah rumah bordil, menjadi kaki tangan dan berbagi tubuh mereka. Seks oral di dapur sementara istrinya sedang menelepon di sebelah, perselingkuhan di kamar tidur saat istri dan anaknya sedang pergi. Kenikmatan itu menjadi bumbu yang membawa Shin dan Yukine ke dalam labirin kenikmatan yang tak berujung: "perzinahan rahasia"...