Dia cuma perempuan biasa, tapi dia masokis yang menerima air mani dengan rasa bak melayani dan kewajiban sebagai toilet manusia. Dia tidak keberatan buang air kecil atau pipis. Karena dia bisa menggunakan mulutnya sepuasnya, aku tak ragu menusukkan tenggorokannya dengan deep throating. Lalu, dia muntah-muntah! Dia dihukum karena telah mengacaukan segalanya dengan penis raksasa 20 cm. Penis itu melewati tulang selangka dan turun ke kerongkongannya, langsung ke perutnya! Hasrat seksualnya terpendam di Owari, tempat kacamata toilet manusianya dipamerkan sepenuhnya...