Aku berteman dengan seorang gadis pendiam dan ramping yang sedang bermain di pojok taman. Ia menggandeng tanganku ke rumahnya, tetapi ternyata rumahnya adalah tempat pembuangan sampah. Ia tampak diabaikan, tetapi ia menyukaiku, dan karena kenakalannya, kami akhirnya menjalin hubungan fisik. Lambat laun, aku tak bisa menahan hasrat untuk menghancurkannya, jadi aku memberinya afrodisiak, melakukan headshaking, deep throating, memasukkan benda asing, dan memperkosanya beramai-ramai sesukaku. Ia begitu kecil, sampai-sampai ia membuat wajah ahegao...