Suatu hari, sebuah lubang terbuka di dinding yang memisahkan kamar tempat saya tinggal dan kamar sebelah. Sambil mendengarkan suara kehidupan sehari-hari yang masuk melalui dinding tipis apartemen kumuh saya, saya mulai berkomunikasi dengan wanita yang tinggal di sebelah. Kemudian, saya berdiri kembali ke wanita di kamar sebelah melalui lubang di dinding.