Ketika putrinya masih duduk di bangku SMP, ia kehilangan istrinya. Sejak saat itu, ia berpikir telah membesarkan putrinya seorang diri, mencurahkan kasih sayang kepadanya sebagai pengganti ibunya. Namun kini putrinya telah tumbuh dewasa. Akan tetapi, ia memiliki kebiasaan minum yang buruk, dan sering pulang dalam keadaan mabuk. Setiap kali merawatnya, ia melihat putrinya tidur dengan pakaian berserakan, tak berdaya. Ia tak bisa menahan diri untuk tidak tergoda oleh kemiripan putrinya dengan mendiang istrinya dan pesona femininnya...