Pacarku cantik, tapi dia seperti ikan mati, dan seks selalu tidak memuaskan. Ketika aku tanpa sengaja mengungkapkan ketidakpuasan ini, ibunya berbisik, "Wanita hanya mendapatkan kesenangan dari dibuat merasakan kesenangan." Tubuhnya, yang telah menekan hasratnya, kini menjadi zona erotis. Ibuku melihatku sebagai objek seksual. Seolah-olah dia telah mendobrak bendungan, dia membisikkan kata-kata kotor di telingaku yang meluluhkan hatiku, dan dia melingkarkan lidahnya di sekitarku, pinggulnya tidak melepaskanku, dan membawaku dalam-dalam...