Kehidupan istri saudara laki-lakinya dengan saudara laki-lakinya tidak berjalan baik. Adik laki-lakinya mengamati ini dari dekat setiap hari. Tak sanggup melihatnya dalam keadaan yang begitu menyakitkan, ia secara impulsif memeluk dan menciumnya. Semuanya berakhir di situ, dan itu hanya kehilangan kendali sesaat. Tetapi keduanya tidak dapat menahan emosi mereka yang meluap, dan hubungan mereka berkembang menjadi sesuatu yang lebih berbahaya daripada sekadar ciuman. Meskipun ia merasa bersalah terhadap suaminya, stres harian yang selama ini ia tahan akhirnya meluap, dan saudara iparnya berteriak meminta lebih! Lebih!