Tinggal serumah dengan menantunya yang tak berdaya, sang ayah mertua perlahan-lahan terangsang. Meskipun ia tahu itu tabu, penisnya tak lagi mampu menahan tubuhnya yang menggoda! Akal sehatnya runtuh, dan ia menyerang orang yang seharusnya tidak disentuhnya. Sejak hari itu, ia kehilangan kendali dan tanpa henti menyiksa menantunya. Namun, vagina menantunya bereaksi sensitif terhadap teknik seksualnya yang kasar dan lengket…