Aku menemukan seorang mahasiswi lugu bernama Hinako di situs web sugar daddy dan membelinya untuk malam itu, bermain dengannya sesukaku di rumahku. Hinako, basah kuyup oleh hujan, memiliki tubuh menggairahkan yang sulit dibayangkan mengingat penampilannya yang polos. Ketika dia melihatku, dia menatapku dengan tatapan bingung yang bisa diartikan sebagai penghinaan. Aku tidak keberatan, itu malah membuatku semakin bergairah. Semakin dia menganggapku sebagai pria tua yang kotor, pria tua yang mesum... semakin besar hasratku. Aku melahap Hinako yang ketakutan itu dengan paksa...