Nana, junior yang selalu kusukai. Bahkan sekarang, dia masih seseorang yang tak bisa berhenti kupikirkan. Kupikir kami tak akan pernah bertemu lagi setelah memasuki dunia kerja—tapi kemudian, tanpa diduga, kami bertemu kembali di sebuah tempat prostitusi! "Senpai, aku selalu menyukaimu sejak dulu..." Kata-kata itu membuat perasaan yang terpendam selama bertahun-tahun tumpah ruah sekaligus. "Hari ini aku yang traktir♪" Dengan seragam sebagai satu-satunya pilihan, aku menatap mata Nana yang seksi dan imut dari dulu...