Inilah perjalanan Ririko kembali ke rahimnya. Perjalanan seorang wanita bagaikan transportasi piston. Menerima hasrat ke dalam bibirnya yang berbicara tentang cinta, menyelimuti rahimnya yang menyehatkan kehidupan dengan kenikmatan, dan mengemas tasnya dengan kegilaan dan kenakalan, Ririko kembali menempuh jalan penuh sensasi hari ini...