Guru Asami melakukan kunjungan pribadi ke rumah seorang siswa yang tidak masuk sekolah sepulang sekolah hari itu. Guru tersebut menyapa ayah wali siswa dan memasuki ruang belajar siswa tersebut. Sang ayah, seorang pria yang telah bercerai, tersiksa oleh pemandangan wali kelasnya yang cantik, cerdas, dan wangi setiap hari sepulang sekolah, tetapi suatu hari ia tidak dapat lagi mengendalikan hasrat seksualnya. Ia panik dan berkata, "Tidak, tidak, tidak."