Wajahnya secantik patung dewi yang dipahat dengan teliti. Tatapan yang berkilau, sosok yang terdefinisi dengan baik, dan bibir yang lembap dengan warna merah tua. Tetapi di balik pakaiannya terdapat tubuh yang dipenuhi otot-otot kekar—sosok maskulin. Kontras inilah yang menciptakan daya tarik yang manis namun kejam. Di antara kedua kakinya berdiri penis yang menjulang tinggi dan megah. Penis populer ini, yang pastinya telah membawa banyak wanita mencapai orgasme, kini berdenyut dan memamerkan keberadaannya.