Karen, yang mimpinya menjadi guru akhirnya terwujud, ditugaskan di kelas pertamanya. Namun, sifatnya yang sungguh-sungguh dan tekanan sebagai guru baru menjadi kendala baginya, dan kepeduliannya yang tulus terhadap murid-muridnya terkadang membuatnya melampaui batas. Semangat ini akhirnya membuatnya dibenci oleh beberapa orang tua yang menganggapnya sombong. Akhirnya, frustrasi para orang tua meledak. Setelah pertemuan orang tua-guru, para orang tua menunggu Karen dan menghadapinya...