Waktunya adalah era Taisho. Karena sebuah anakronisme, desa tersebut memiliki adat istiadat cabul yang tak terbayangkan saat ini. Seorang gadis desa miskin dikucilkan oleh masyarakat karena dianggap anak yang najis. Suatu hari, karena mati-matian berusaha menghindari pengusiran dari desa, ia dipilih sebagai korban seksual untuk mengakhiri kemiskinan dan kelaparan yang melanda desa. Karena para pria selalu ingin menikmati tubuhnya yang menggairahkan, mereka pun merancang sebuah ritual kuno dan berencana untuk menjadikannya budak seks...