—Akhirnya, babak terakhir. Miu Suzaki telah menjadi sasaran tawa dan rasa malu yang tak terhitung jumlahnya hingga saat ini. Panggung yang sesuai untuk adegan terakhirnya adalah 'penyaliban'. Dengan tangan terentang dan tidak dapat bergerak sama sekali, ia berdiri di sana, sepenuhnya telanjang, dan dengan ekspresi tekad, ia dengan tenang menunggu dimulainya pengambilan gambar. Tetapi—apa yang menantinya adalah 'gelitik' yang lebih manis dan lebih kejam dari sebelumnya...