Pertama-tama, saya minta maaf. Saya satu-satunya yang bersalah. Baik anak tiri saya maupun istri saya tidak melakukan kesalahan apa pun. Kalau dipikir-pikir sekarang, saya tidak bisa sepenuhnya menyangkal bahwa saya menikahi istri saya tanpa rasa bersalah. Anak tiri saya sungguh menggemaskan. Dia tidak hanya imut, tapi juga ramping sehingga tulang rusuknya terekspos, pinggangnya indah, dan bokongnya kencang. Dia...