Meskipun ia diterima di sekolah impiannya, keponakannya kesulitan mengumpulkan uang untuk biaya pindah ketika bibinya, Remi, mengulurkan tangan membantu. Ia tidak hanya mendapatkan tempat tinggal, tetapi juga bisa tinggal bersama Remi, yang telah dicintainya sejak kecil—seperti memb杀 dua burung dengan satu batu. Namun, kehidupan sehari-harinya bersama Remi begitu mengasyikkan sehingga nafsu birahinya mulai tumbuh. Ia tidak berani mendekati Remi, dan ia juga tidak bisa mengendalikan hasrat birahinya... Keponakan yang bermasalah itu kemudian meminta bantuan kepada...