Mahasiswi bernama Nonoka sangat terluka oleh kehidupan sehari-harinya yang tidak sukses, kesalahpahaman dengan pacarnya, dan kurangnya seks, dan pikirannya hampir hancur. Namun, setelah menerima perawatan di sebuah salon relaksasi, ia terbangun akan kenikmatan dan mampu membebaskan pikiran dan tubuhnya. Setelah menemukan kenikmatan yang tak bisa ia hindari, Nonoka mengunjungi salon itu berulang kali, mencari lebih banyak lagi. Ia meminta anusnyanya dilonggarkan sementara terapis membisikkan kata-kata menggoda.