Pada suatu malam, terjaga oleh erangan mencurigakan yang keluar dari pintu gelangsar, ibu mertua itu membukanya sedikit dan mengintai ke dalam. Di sana, dia melihat anak perempuan dan menantunya sedang bercinta dengan penuh ghairah... Dia terpikat dengan pemandangan itu, dan tangan kanannya secara naluri mula menyentuh kelangkangnya. Keesokan harinya, masih tidak dapat menahan keinginan seksualnya, ibu mertua itu sedang melancap di dapur dengan lobak merah yang dimasukkan ke dalam dirinya apabila menantunya menangkapnya sedang berlakon... Ibu mertua itu, yang keinginan seksualnya telah mengatasi rasa keibuannya, dan petang yang tidak berkesudahan dengan seks tanpa perlindungan...